BAB I
KETENTUAN UMUM

Tatakarma dan tata tertib sekolah ini dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi peserta didik dalam bersikap dan bertingkah laku, berucap, bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari-hari di sekolah dalam rangka menciptakan iklimdan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif.

Tatakrama dan tata tertib sekolah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar, yang meliputi nilai ketaqwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapian, keamanan dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar mengajar yang efektif.

Setiap peserta didik wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tatakrama dan tata tertib ini secara konsekuen dan penuh kesadaran.

Peserta didik wajib mengenakan pakaian seragam sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Umum.
1) Sopan dan rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2) Memakai pakaian seragam sesuai ketentuan yang berlaku:
 Kelas X
 Hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis berpakaian seragam putih abu-abu, ikat
pinggang hitam, sepatu hitam polos, kaos kaki putih polos dan memakai dasi abuabu.
 Hari Jum’at dan Sabtu berpakaian pramuka, ikat pinggang hitam, sepatu hitam polos,
kaos kaki hitam polos.
 Kelas XI dan XII
 Hari Senin dan Selasa berpakaian seragam putih abu-abu, ikat pinggang hitam,
sepatu hitam polos, kaos kaki putih polos dan memakai dasi abu-abu.
 Hari Rabu dan Kamis berpakaian seragam kejuruan, ikat pinggang hitam, sepatu
hitam polos, kaos kaki putih polos dan dasi kejuruan.
 Hari Jum’at dan Sabtu berpakaian seragam pramuka, ikat pinggang hitam, sepatu
hitam polos, kaos kaki hitam polos.
3) Memakai bedge OSIS, nama dan identitas sekolah.
4) Pakaian tidak terbuat dari kain yang tipis dan tembus pandang, tidak ketat dan tidak membentuk
tubuh, model sesuai dengan ketentuan.
5) Ikat pinggang hitam lebar maksimal 3 cm, dikenakan tepat pada pinggang.
6) Topi sekolah sesuai dengan ketentuan.
7) Tidak mengenakan perhiasan yang mencolok dan berlebihan.
b. Khusus peserta didik laki-laki
1) Baju dimasukan ke dalam celana.
2) Panjang dan model celana sesuai ketentuan, lebar bagian bawah antara 18 – 22cm.
3) Celana dan lengan baju tidak digulung.
4) Pakaian tidak disobek, dicoret-coret atau dijahit cutbrai
c. Khusus peserta didik perempuan
1) Baju dimasukan ke dalam rok.
2) Panjang dan model rok sesuai ketentuan.
3) Tidak memakai perhiasan atau aksesoris yang mencolok atau berlebihan.
2
4) Lengan baju tidak digulung.
d. Pakaian olahraga
Untuk pelajaran olahraga dan kerja bakti peserta didik wajib memakai pakaian olahraga yang telah
ditetapkan oleh sekolah.

a. Umum
Peserta dilarang:
1) Berkuku panjang
2) Mengecat rambut dan kuku
3) Bertato
b. Khusus peserta didik laki-laki
1) Tidak berambut panjang, ketentuan rambut:
1.1. Panjang rambut tidak menyentuh kerah baju.
1.2. Bagian atas tidak lebih dari 5 cm.
1.3. Bagian samping tidak lebih dari 2 cm.
2) Tidak boleh bercukur gundul.
3) Rambut tidak boleh berkuncir.
4) Tidak boleh memakai kalung, anting dan gelang.
c. Khusus peserta didik perempuan
1) Tidak boleh memakai make up atau yang sejenisnya secara berlebihan.
2) Rambut harus tertata rapi, bersih dan terpelihara.

  1. Peserta didik wajib hadir di sekolah paling lambat 10 menit sebelum bel masuk berbunyi.
  2. Peserta didik yang terlambat datang ke sekolah kurang dari 5 menit harus lapor pada guru piket dan
    diijinkan masuk setelah dicatat dalam buku piket.
  3. Peserta didik yang terlambat datang lebih dari 5 menit harus lapor pada guru piket dan diminta
    membersihkan lingkungan sekolah setelah itu baru diijinkan masuk kelas.
  4. Peserta didik yang tidak hadir di sekolah karena sakit atau karena keperluan yang sangat penting,
    harus mengirim surat pemberitahuan sakit yang disertai surat keterangan sakit dari dokter atau surat
    permohonan ijin dari orang tua/wali.
  5. Peserta didik yang tidak hadir di sekolah tanpa keterangan, pada waktu masuk kembali harus melapor
    kepada kepala sekolah dengan menyerahkan surat keterangan yang diperlukan (surat keterangan sakit
    dari dokter atau surat keterangan sakit dari orang tua/wali yang dapat dipertanggung jawabkan
    kebenarannya).
  6. Peserta didik yang tidak hadir 3 hari atau lebih tanpa keterangan orang tua/wali peserta didik akan
    dipanggil ke sekolah untuk dimintai keterangan.
  7. Pada saat istirahat peserta didik sebaiknya berada diluar kelas.
  8. Pada waktu pulang peserta didik harus segera pulang ke rumah masing-masing tidak boleh keluyuran
    ke rumah teman tanpa ijin dari orang tua, kecuali mengikuti ekstrakurikuler dan kegiatan sekolah
    lainnya.
  9. Pada waktu pulang peserta didik dilarang duduk-duduk (nongkrong) di tepi-tepi jalan, warung atau
    tempat-tempat tertentu
  1. Setiap kelas membentuk tim piket kelas yang secara bergilir bertugas menjaga kebersihan dan
    ketertiban kelas.
  2. Setiap tim piket kelas yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang
    terdiri dari: penghapus, penggaris, spidol, taplak meja, sapu, pel dan tempat sampah.
  3. Tim piket mempunyai tugas :
    1) Mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, seperti: spidol, penghapus, penggaris dan
    hal lainnya yang diperlukan.
    2) Melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas.
    3) Memasang taplak meja guru dan hiasa bunga
    4) Melaporkan pada guru piket tentang tindakan-tindakan pelanggaran di kelas yang menyangkut
    kebersihan dan ketertiban kelas.
  4. Setiap peserta didik harus membiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, teras kelas, kamar kecil
    (kamar mandi/WC), halaman sekolah dan lingkungan sekolah lainnya.
  5. Setiap peserta didik harus membuang sampah pada tempat sampah atau tempat lain yang telah
    ditentukan.
  6. Setiap peserta didik membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan baik di sekolah
    maupun diluar sekolah.
  7. Setiap peserta didik harus menjaga suasana ketenangan belajar, baik di kelas, perpustakaan, laboratorium maupun di tempat lain di lingkungan sekolah.
  8. Setiap peserta didik wajib mentaati jadwal kegiatan-kegiatan sekolah, seperti jadwal pelajaran, penggunaan dan peminjaman buku di perpustakaan, laboratorium dan sumber belajar lainnya.
  9. Setiap peserta didik wajib menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru atau sekolah sesuai dengan
    ketentuan yang telah ditetapkan.
  10. Bagi peserta didik yang membawa kendaraan harus memarkir kendaraannya dengan tertib dan rapi
    pada tempat yang telah disediakan dan ditentukan oleh sekolah.
  11. Setiap peserta didik wajib menjaga keamanan kendaraanya, hilang atau rusak di tanggung sendiri.
  1. Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah, peserta didik harus:
  2. Mengucapkan salam kepada teman, tamu sekolah, kepala sekolah, guru dan pegawai sekolah pada saat bertemu atau akan berpisah.
  3. Menghormati sesama peserta didik, menghargai perbedaan agama yang dianut dan latar belakang social budaya yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  4. Menghormati ide, gagasan, pikiran dan pendapat, hak karya orang lain dan hak milik teman dan warga sekolah lainnya.
  5. Berani menyampaikan sesuatu yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar dengan cara yang baik dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
  6. Menyampaikan ide, gagasan dan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain.
  7. Membiasakan diri mengucapkan terima kasih kalau memperoleh jasa atau bantuan dari orang lain.
  8. Berani mengaku kesalahan yang terlanjur dilakukan dan meminta maaf kepada orang yang haknya dilanggar atau berbuat salah kepada orang lain.
  9. Menggunakan bahasa atau kata-kata yang sopan dan beradab yang membedakan hubungan dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat dan tidak menggunakan kata-kata kotor, kasar dan cacian.
  1. Upacara bendera (Hari Senin) Setiap peserta didik wajib mengikuti upacara bendera dengan pakaian seragam, atribut lengkap,
    memakai topi dan sepatu yang telah ditentukan oleh sekolah.
  2. Peringatan hari-hari besar. Setiap peserta didik wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar nasional sesuai dengan yang
    berlaku.
  1. Setiap peserta didik wajib mengikuti ibadah yang dilaksanakan di sekolah.
  2. Setiap peserta didik wajib mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh sekolah.
  1.  Setiap peserta didik dapat menggunakan fasilitas yang ada di sekolah dengan syarat memenuhi tata tertib dan peraturan yang ditetapkan.
  2. Untuk menggunakan fasilitas sekolah harus mendapat ijin tertulis dari bagian sarana prasarana/penanggungjawab sarana prasarana sekolah.
  3. Penggunaan fasilitas sekolah hanya boleh digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan yang ada  di SMK Cahaya Harapan Tayan.
  4. Apibila terdapat kerusakan yang disebabkan kesalahan pengguna alat, maka mejadi tanggung jawab pengguna. Sedangkan jika kerusakan terjadi karena memang kondisi alat maka menjadi tanggung jawab sekolah.
  5. Setiap mengunakan fasilitas sekolah harus selalu berusaha menjaga agar alat-alat tersebut tetap baik  atau tidak rusak.
  1.  Setiap peserta didik wajib mendukung serta berpartisipasi aktif terhadap kegiatan yang dikoordinasikan  oleh pengurus OSIS, baik yang diselengarakan di sekolah maupun diluar sekolah.
  2. Setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS harus direncanakan dengan baik, dilengkapi dengan proposal kegiatan dan membuat laporan pertanggungjawaban setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
  3. Apabila terdapat peserta didik atau kelompok peserta didik menyelenggarakan suatu kegiatan diluar kegiatan yang diprogramkan OSIS, maka:
    a. Harus sepengetahuan Pembina OSIS/Wakakesiswaan.
    b. Harus mengajukan proposal yang disetujui oleh Wakakesiswaaan dan Kepala Sekolah.
    c. Harus membuat laporan pertanggungjawaban setelah kegiatan dilakasanakan.
    d. Apabila kegiatan dilaksanakan diluar lingkungan sekolah harus mendapatkan ijin dari orang
    tua/wali.
    e. Setiap kegiatan harus didampingi oleh Pembina kegiatan dan harus selalu menjaga nama baik
    sekolah.
  1. Bagi peserta didik yang membawa HP ke sekolah untuk keperluan pembelajaran atau keperluan lain harus dititip dengan guru mapel/TU/guru piket sebelum dan sesudah HP digunakan.
  2. Bagi peserta didik yang membawa HP ke sekolah tanpa seijin atau sepengetahuan guru mapel/wali kelas/waka Kesiswaan, apabila hilang menjadi tanggung jawab peserta didik yang bersangkutan.
  3. Jika HP digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah, maka akan disita oleh sekolah dan hanya dapat diambil oleh orang tua peserta didik.
  1. Peserta didik wajib menghormati semua tenaga kependidikan yang ada di sekolah.
  2. Ikut bertanggung jawab atas keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kekeluargaan, kerindangan
    dan kesehatan kelas serta sekolah pada umumnya.
  3. Ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, halaman, perabot dan peralatan sekolah lainnya.
  4. Membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan belajar mengajar baik di kelas, maupun di sekolah pada umumnya.
  5. Ikut menjaga nama baik sekolah maupun tenaga kependidikan, baik di dalam maupun diluar sekolah.
  6. Saling menghormati dan menghargai antar sesama peserta didik sehingga tercipta rasa kekeluargaan  yang baik.
  7. Melengkapi diri dengan keperluan sekolah yang telah ditetapkan.
  8. Peserta didik yang membawa kendaraan ke sekolah harus menempatkan kendaraannya di tempat yang telah ditentukan dalam keadaan terkunci dan mentaati ketentuan yang ditetapkan oleh sekolah.
  9. Menyelesaikan secara musyawarah mufakat apbila timbul permasalahan antara peserta didik dengan peserta didik, peserta didik dengan tenaga kependidikan, maupun antara peserta didik sekolah sebagai suatu lembaga.
  10. Ikut membantu agar tatakrama, peraturan maupun tata tertib ini dapat berjalan dan ditaati.
  1. Setiap peserta didik berhak mengikuti kegiatan belajar mengajar baik intra maupun ekstrakurikuler.
  2. Setiap peserta didik dapat meminjam buku-buku perpustakaan sekolah atau memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah, seperti laboratorium, perpustakaan, UKS, laboratorium computer, alat-alat dan sarana olah raga dengan mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah.
  3. Setiap peserta didik berhak mendapat layanan khusus dari guru bimbingan dan konseling (BK) dalam menyelesaikan masalah-masalah kesulitan belajar dan atau masalah-masalah pribadi.
  4. Setiap peserta didik dapat mengembangkan bakat, minat dan daya kreasinya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dan tata tertib sekolah.
  5. Setiap peserta didik berhak mendapatkan perlakuan yang sama sepanjang tidak melanggar tata tertib sekolah.
  1. Meninggalkan sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, kecuali telah mendapat ijin dari kepala sekolah atau wali kelas atau guru piket yang diketahui oleh guru BK.
  2. Menerima tamu di sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung kecuali orang tua atau wali peserta didik yang telah mendapat ijin dari kepala sekolah.
  3. Meminjam uang kepada sesama peserta didik.
  4. Mengganggu kegiatan belajar mengajar baik terhadap kelasnya maupun kelas lainnya.
  5. Berada atau bermain-main di tempat parkir kendaraan atau tempat lain yang dilarang untuk ditempati  atau untuk bermain yang ditentukan oleh sekolah.
  6. Merokok atau membawa rokok, meminum atau membawa minuman keras, mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba, psikotropika serta obat-obat terlarang lainya.
  7. Berkelahi dan main hakim sendiri, baik perorangan maupun berkelompok, didalam maupun diluar sekolah.
  8. Melakukan pemerasan atau pemalakan kepada peserta didik lain atau orang lain.
  9. Mencuri uang atau barang milik orang lain maupun milik sekolah.
  10. Memalsukan surat sekolah, tanda tangan kepala sekolah dan atau wakil kepala sekolah dan atau wali kelas dan atau guru.
  11. Membuat surat ijin palsu.
  12. Merubah atau memalsukan buku rapot.
  13. Menikah atau kawin selama dalam pendidikan.
  14. Menghamili atau hamil selama dalam pendidikan.
  15. Membolos atau keluar meninggalkan sekolah tanpa ijin.
  16. Mengikuti organisasi terlarang atau yang dilarang oleh pemerintah.
  17. Masuk atau keluar kelas dari jendela.
  18. Tidak mengikuti upacara bendera/Ibadah.
  19. Mengganggu atau mengacau kelas lain.
  20. Datang dan masuk sekolah terlambat.
  21. Keluar kelas tanpa ijin.
  22. Tidak melaksanakan tugas dengan baik.
  23. Menunjukan sikap tidak sopan atau menentang guru atau staff sekolah.
  24. Membawa atau menyebarkan selebaran yang menimbulkan keresahan.
  25. Membuang sampah sembarangan tidak pada tempatnya.
  26. Merusak sarana dan prasarana sekolah, mencoret-coret dinding bangunan, pagar sekolah, bangku, kursi atau perabot dan peralatan sekolah lainnya yang memang bukan untuk dicoreti.
  27. Membawa barang yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan kegiatan sekolah atau kegiatan belajar mengajar.
  28. Membawa senjata tajam, senjata api atau alat-alat lain yang digunakan sebagai senjata yang membahayakan keselamatan orang lain di/ke sekolah.
  29. Menerima surat-surat atau edaran atau selebaran yang ditujukan kepada peserta didik yang dikirimkan melalui Pos atau jalur pengiriman lainnya yang dialamatkan ke sekolah dengan tujuan mengganggu konsentrasi belajar peserta didik, kecuali pengiriman uang melalui wesel pos dari orang tua/wali.
  30. Membawa, membaca, menonton atau mempertontonkan, mengedarkan bacaan, gambar, audio dan video pornografi.
  31. Membawa kartu atau alat judi lainnya dan bermain judi di sekolah.
  32. Menjadi anggota perkumpulan anak-anak nakal atau geng-geng terlarang.
  33. Berada di kantin atau makan atau jajan di waktu jam pelajaran, kecuali setelah jam olahraga.
  34. Memasuki atau menggunakan kamar mandi/WC guru dan karyawan.
  35. Berhias atau berdandan yang berlebihan.
  36. Memakai kalung gelang, anting bagi peserta didik laki-laki.
  37. Memakai perhiasan yang berlebihan bagi peserta didik perempuan.
  38. Tidak memperhatikan panggilan bagi peserta didik yang melanggar tata tertib.
  39. Melindungi teman yang bersalah.
  40. Memasuki kelas lain tanpa seijin guru yang bersangkutan waktu jam pelajaran sedang berlangsung.
  41. Makan dan minum didalam kelas ketika pelajaran sedang berlangsung.
  42. Berambut panjang (gondrong) dan tidak rapi bagi peserta didik laki-laki.
  43. Menyemir atau mengecat rambut.
  44. Berbicara kotor, menghina, dan menyapa antar sesama peserta didik atau warga sekolah lainnya dengan kata-kata atau panggilan yang tidak senonoh/sopan.

BAB II
PELANGGARAN DAN SANKSI

Setiap peserta didik yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang tercantum dalam tata karma dan
tata tertib kehidupan social sekolah bagi peserta didik dikenakan sanksi sebagai berikut:
1. Teguran
2. Penugasan
3. Pemanggilan orang tua
4. Diskorsing
5. Dikembalikan kepada orang tua

  1. 1. KATEGORI A
    1) Memalsukan surat sekolah, tanda tangan kepala sekolah dan atau wakil kepala sekolah dan atau
    wali kelas dan atau guru.
    2) Merubah atau memalsukan buku rapot
    3) Membawa minum-minuman keras dan atau meminum minuman keras di sekolah.
    4) Berkelahi atau main hakim sendiri.
    5) Melakukan pemerasan atau pemalakan kepada peserta didik atau orang lain.
    6) Terlibat dalam penyalahgunaan narkoba atau obat-obatan terlarang lainnya.
    7) Merusak sarana dan prasarana sekolah.
    8) Mencuri uang atau barang milik orang lain maupun milik sekolah.
    9) Berurusan dengan pihak berwajib karena melakukan kejahatan.
    10) Membawa atau menyebarkan selebaran yang menimbulkan yang menimbulkan keresahan.
    11) Membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain.
    12) Mengikuti organisasi terlarang atau yang dilarang oleh pemerintah.
    13) Menikah atau kawin selama dalam pendidikan.
    14) Hamil atau menghamili selama dalam pendidikan.
    15) Membawa secara sengaja atau tidak buku atau gambar atau VCD porno atau HP yang memuat
    gambar porno atau yang berhubungan dengan pornografi.
    2. KATEGORI B
    1) Membuat surat ijin palsu.
    2) Membolos atau keluar meninggalkan sekolah tanpa ijin.
    3) Melindungi teman yang bersalah.
    4) Memasuki atau keluar kelas lewat jendela.
    5) Membawa kartu atau alat judi lainnya dan bermain judi di sekolah.
    6) Tidak mengikuti upacara bendera/ibadah.
    7) Mengganggu atau mengacau kelas lain.
    8) Bersikap tidak sopan atau menentang guru dan staff sekolah.
    9) Mencoret-coret tembok, pintu, meja, kursi dan sarana sekolah lainnya yang tidak semestinya.
    10) Merokok dan atau membawa rokok di lingkungan atau di luar sekolah menggunakan seragam
    sekolah atau tidak.
    8
    3. KATEGORI C
    1) Datang dan masuk sekolah terlambat.
    2) Keluar kelas tanpa ijin.
    3) Menerima tamu di sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung kecuali orang tua/wali
    murid yang telah mendapat ijin dari kepala sekolah.
    4) Menerima surat-surat atau edaran atau selebaran yang ditujuan kepada peserta didik yang
    dikirimkan melalui Pos atau jalur pengiriman lainnya yang dialamatkan ke sekolah dengan tujuan
    mengganggu konsentrasi belajar peserta didik, kecuali pengiriman uang melalui wesel pos dari
    orang tua/wali.
    5) Membuang sampah sembarangan tidak pada tempatnya.
    6) Meminjam uang kepada sesame peserta didik.
    7) Mengganggu kegiatan belajar mengajar baik terhadap kelasnya maupun kelas lainnya.
    8) Berada atau bermain-main di tempat parkir atau tempat lain yang dilarang untuk ditempati atau
    untuk bermain yang ditentukan oleh sekolah.
    9) Membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan kegiatan sekolah atau
    kegiatan belajar mengajar.
    10) Berbicara kotor, menghina dan menyapa antar sesame peserta didik atau warga sekolah lainnya
    dengan kata sapaan atau panggilan yang tidak senonoh/sopan.
    11) Tidak melaksanakan tugas piket.
    12) Berseragam tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    13) Makan atau minum didalam kelas ketika pelajaran sedang berlangsung.
    14) Membeli makanan waktu pelajaran berlangsung.
    15) Memasuki kamar mandi/WC guru dan staff.
    16) Berhias atau berdandan yang berlebihan.
    17) Memakai gelang atau anting bagi peserta didik laki-laki.
    18) Memakai perhiasan yang berlebihan bagi peserta didik perempuan.
    19) Tidak memperhatikan panggilan bagi peserta didik yang melanggar tata tertib.
    20) Rambut panjang (gondrong) dan tidak rapi bagi peserta didik laki-laki.
    21) Rambut di semir atau di cat.
    22) Berada diluar kelas pada waktu pelajaran atau pergantian jam pelajaran tanpa ijin.
    23) Masuk kelas lain tanpa ijin guru yang bersangkutan waktu jam pelajaran berlangsung.

1. KATEGORI A
Orang tua/wali dipanggil ke sekolah dan atau dikembalikan kepada orang tua/wali dan dipersilahkan
mengajukan permohonan keluar/pindah sekolah.
2. KATEGORI B
1) Melakukan pelanggaran 1 kali mendapatkan teguran.
2) Melakukan pelanggaran 2 kali diperingatkan dan membuat surat pernyataan yang diketahui orang
tua/wali, wali kelas, guru BK dan kepala Sekolah.
3) Melakukan pelanggaran 3 kali orang tua dipanggilan ke sekolah.
4) Melakukan pelanggaran 5 kali dikembalikan ke orang tua 1 hari, dapat kembali ke sekolah
bersama orang tua.
5) Melakukan pelanggaran 7 kali dikembalikan ke orang tua 1 minggu, dapat kembali ke sekolah
bersama orang tua.
6) Melakukan pelanggaran lebih dari 7 kali dikembalikan kepada orang tua dan dipersilahkan
mengajukan surat permohonan keluar/pindah sekolah.
9
3. KATEGORI C
1) Melakukan pelangaran C1 tidak diijijnkan mengikuti pelajaran sampai pergantian jam pelajaran dan
diminta untuk membersihkan lingkungan sekolah.
2) Melakukan pelanggaran 3 kali diperingatkan dan harus membuat surat pernyataan diketahui wali
kelas dan guru BK.
3) Melakukan pelanggaran 4 kali diperingatkan dan harus membuat surat pernyataan diketahui orang
tua/wali, wali kelas, gur BK dan Kepala Sekolah.
4) Melakukan pelanggaran 5 kali orang tua dipanggil ke sekolah.
5) Melakukan pelanggaran 7 kali diserahkan kepada orang tua/wali selama 1 hari dan dapat masuk
kembali bersama orang tua/wali.
6) Melakukan pelanggaran 9 kalidiserahkan kepada orang tua/wali selama 1 minggu dan dapat
masuk kembali bersama orang tua/wali.
7) Melakukan pelanggaran lebih dari 9 kali dikembalikan kepada orang tua/wali dan dipersilahkan
mengajukan surat permohonan keluar atau pindah sekolah.

Ditetapkan di : Tayan
Pada tanggal : 5 Oktober 2019
Kepala Sekolah,
GI. SUSANA CION, M.Pd
NIP. –